Informasi › Berita
-
Pelestarian Lontar di Badung Terus Bergerak, Hampir 200 Cakep Sudah Didigitalisasi
Admin Web Badung
Kamis, 21 Mei 2026 15:16 WITA | 107 kali dibaca
Foto : Pelestarian Lontar Di Badung Terus Bergerak, Hampir 200 Cakep Sudah Didigitalisasi Upaya pelestarian lontar sebagai warisan budaya leluhur terus digencarkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) Kabupaten Badung. Selain melalui konservasi fisik, langkah penyelamatan naskah kuno kini juga dilakukan melalui digitalisasi agar isi dan nilai pengetahuan yang terkandung di dalamnya tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pelestarian Naskah Kuno dengan tema “Peran Serta Masyarakat dalam Penyimpanan, Perawatan, dan Pelestarian Naskah Kuno” yang digelar di enam kecamatan se-Kabupaten Badung. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Abiansemal, Kamis (21/5/2026).
Dalam sosialisasi tersebut, Diskerpus Badung juga melibatkan camat, kepala desa, bendesa adat, dan perangkat desa, serta diikuti oleh masyarakat pemilik lontar/naskah kuno dan Penata Layanan Operasional (penyuluh bahasa Bali) agar edukasi mengenai pentingnya pelestarian lontar dapat diteruskan kepada masyarakat luas.
Kepala Bidang Pelestarian Bahan Perpustakaan Diskerpus Badung, Kadek Wiratnata, S.Sos.,MAP, mengatakan bahwa pelestarian lontar menjadi langkah penting karena naskah kuno ini merupakan warisan leluhur yang menyimpan berbagai pengetahuan dan nilai budaya yang perlu dijaga bersama.
“Lontar maupun naskah kuno yang ada di Badung perlu dirawat dan dilestarikan agar tetap terpelihara dengan baik. Isi dari lontar tersebut juga penting diketahui oleh pemiliknya sebagai warisan leluhur yang harus dijaga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah lontar yang tersebar di Kabupaten Badung diperkirakan mencapai ribuan cakep. Sejak tahun 2022 hingga 2025, Diskerpus Badung telah melakukan preservasi/perawatan bersama sama Penyuluh Bahasa Bali yang bertugas di Kab Badung terhadap sekitar 1.500 cakep lontar, termasuk melalui program digitalisasi yang mulai dilaksanakan pada tahun 2024.
Program digitalisasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat pemilik lontar. Hingga saat ini, hampir 200 cakep lontar telah berhasil didigitalisasi.
“Pemilik lontar sangat antusias untuk mendigitalisasikan lontar warisan mereka. Ini menjadi langkah penting agar isi lontar tetap aman dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang,” katanya.
Wiratnata mengungkapkan, masih ada masyarakat yang menganggap lontar sebagai benda yang disakralkan sehingga enggan dilakukan konservasi maupun perawatan. Padahal, menurutnya, lontar sejatinya merupakan sumber ilmu pengetahuan yang sangat penting untuk dipahami dan diwariskan.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin mengubah mindset masyarakat terhadap lontar dan naskah kuno. Lontar bukan hanya warisan yang disakralkan, tetapi juga sumber pengetahuan yang harus dijaga bersama,” jelasnya.
Bagikan
Pelestarian Lontar di Badung Terus Bergerak, Hampi...
- 13 jam yang lalu
HUT Ke-54 ST Widya Dharma Banjar Tengah Pecatu Bu...
- 17 jam yang lalu
Wabup Badung Serahkan Akta Kematian dan Penghargaa...
- 17 jam yang lalu
Wabup Badung Hadiri HUT Ke-48 ST Kusuma Mekar Banj...
- 19 jam yang lalu
Polres Badung Berikan Apresiasi Dukungan CCTV Disk...
- 21 jam yang lalu
-
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




