Informasi › Berita
  • Hormati Satwa Kera Ekor Panjang, Manajemen DTW Uluwatu Gelar Upacara Tumpek Uye

    Admin Web Badung

    Senin, 7 September 2026 09:04 WITA | 24 kali dibaca

    Hormati Satwa Kera Ekor Panjang, Manajemen DTW Uluwatu Gelar Upacara Tumpek Uye
    Foto : Hormati Satwa Kera Ekor Panjang, Manajemen Dtw Uluwatu Gelar Upacara Tumpek Uye

    Manajemen Daerah Tujuan Wisata (DTW) Pura Luhur Uluwatu menggelar Upacara Tumpek Uye atau Tumpek Kandang sebagai bentuk penghormatan terhadap satwa yang hidup di kawasan tersebut, pada Sabtu (5/9/2026).

     

    Upacara tersebut dilaksanakan berdasarkan dresta atau adat istiadat Desa Adat Pecatu. Rangkaian upacara ditandai dengan berbagai sarana upakara, termasuk persembahan khusus bagi kawanan kera ekor panjang yang mendiami kawasan Pura Luhur Uluwatu.

     

    Manajer DTW Pura Luhur Uluwatu, Drs. I Wayan Wijana, S.H., mengatakan pelaksanaan Tumpek Uye di kawasan tersebut dilakukan setiap enam bulan sekali. Pembiayaannya dianggarkan oleh Desa Adat Pecatu, sedangkan pelaksanaannya dilakukan oleh manajemen DTW Uluwatu.

     

    “Jadi kita sudah menjalankan hal itu setiap enam bulan. Dianggarkan oleh Desa Adat, pelaksanaannya oleh manajemen Uluwatu,” kata Wijana.

     

    Menurut Wijana, Tumpek Uye menjadi momentum untuk memberikan penghormatan sekaligus ungkapan rasa syukur atas keberadaan satwa yang selama ini hidup berdampingan dengan masyarakat di kawasan Uluwatu.

     

    “Makna dari pelaksanaan ini adalah untuk memberikan apresiasi, ucapan terima kasih, bahwa satwa yang ada di DTW Uluwatu dan hewan lainnya mau hidup berdampingan dengan kita. Jadi rasa syukur kita kepada Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tentang keberadaan satwa yang ada di sini,” ujarnya.

     

    Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 650 ekor kera ekor panjang di kawasan DTW Pura Luhur Uluwatu. Keberadaan satwa tersebut juga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung.

     

    Dalam pelaksanaannya, sarana upakara yang digunakan antara lain tumpeng pitu dan tumpeng sembilan. Selain itu, terdapat persembahan khusus yang disebut Laba Wanara, yakni persembahan kepada wanara atau kera yang hidup di kawasan Uluwatu.

     

    “Laba Wanara artinya memberikan laba atau persembahan khusus kepada wanara sebagai satwa yang sangat banyak ada di Uluwatu,” jelas Wijana.

     

    Pelaksanaan Tumpek Uye juga menjadi bagian dari pengalaman wisatawan yang berkunjung. Selain menyaksikan rangkaian upacara, wisatawan dapat menikmati iringan gamelan Bali dan pertunjukan tari yang dibawakan oleh Pasraman Desa Pecatu.

     

    Wijana berharap pelaksanaan Tumpek Uye di DTW Pura Luhur Uluwatu ke depan dapat menjadi salah satu agenda yang tercantum dalam kalender pariwisata Kabupaten Badung.

     

    Menurutnya, pencantuman kegiatan tersebut di dalam kalender pariwisata dapat memperkenalkan nilai budaya dan kearifan lokal sekaligus memperkuat pesan pelestarian satwa di kawasan Uluwatu


    Bagikan
Survei Icon

Bagaimana Pengalaman Anda?

Pendapat Anda sangat berarti bagi kami. Mari berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Layanan Website Pemerintah untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Badung.

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK