Informasi › Berita
-
Puncak Peringatan HUT ke-30 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Badung Bupati Ajak WHDI Tingkatkan Solidaritas
Admin
Selasa, 15 Mei 2018 01:00 WITA | 1712 kali dibaca
Foto : Puncak Peringatan Hut Ke-30 Wanita Hindu Dharma Indonesia (whdi) Badung Bupati Ajak Whdi Tingkatkan Solidaritas Puncak peringatan HUT Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung ke-30 dipusatkan di Balai Banjar Petang Kelod, Kecamatan Petang, Selasa (15/5) kemarin. Acara tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Camat Petang IB. Nata Manuaba beserta tripika kecamatan, Kabag Kesra Nyoman Sujendra, dari PHDI, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata, Istri Sekda Ny. Putu Rasniati Adi Arnawa serta para anggota WHDI Kecamatan se-Badung.
Ketua WHDI Kabupaten Badung Ny. Isyudayani Astika melaporkan, Peringatan HUT WHDI ke-30 kali ini mengusung tema, "Tingkatkan Solidaritas Bersama Antar Umat Beragama Untuk Mewujudkan Kepekaan Sosial Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI". Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan HUT WHDI Kabupaten Badung. Seperti lomba Dharma Gita Shanti (Macepat), lomba membuat Pejati, Lomba membuat Canang Sari, Lomba Tari Rejang Renteng serta Dharma Wecana Cilik.
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menekankan, bahwa perayaan HUT WHDI Kabupaten Badung ke-30 ini dapat dijadikan momentum untuk lebih mengasah diri dan meningkatkan solidaritas guna membangun organisasi Kewanitaan di Kabupaten Badung. Menurutnya WHDI memiliki peranan penting didalam meningkatkan kualitas diri wanita. Organisasi WHDI bertujuan membina umat Hindu khususnya Wanita Hindu dalam mewujudkan wanita Hindu yang cerdas, mandiri, berbudi pekerti luhur serta ikut berperan dalam berkeluarga. "Organisasi WHDI merupakan suatu wadah yang dibentuk untuk melihat berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat Umat Hindu. Organisasi WHDI pada prinsipnya ditujukan untuk menghimpun pemikiran diantara sesama anggotanya, serta mendinamiskan gerak dan aktivitas swadarma wanita Hindu di seluruh Indonesia secara sistematis dan seras yang merupakan wujud dharma bakti sebagai umat Hindu dan warga Negara Indonesia dalam rangka pembangunan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila," terangnya.
Disamping itu Giri Prasta mengharapkan agar kepengurusan WHDI dibentuk di masing-masing Kecamatan dan Desa. Di masing-masing Desa Adat harus ada TK/PAUD yang bernuansa Hindu serta di setiap Kecamatan harus ada kelompok pembuat Kebaya yang nantinya pembeli akan diarahkan kesana dalam rangka perputaran ekonomi.Caption:
Bupati Giri Prasta disaat menghadiri Puncak peringatan HUT Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung ke-30 dipusatkan di Balai Banjar Petang Kelod, Kecamatan Petang, Selasa (15/5) kemarin.
.jpg)
.jpg)
Bagikan
Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu...
- 14 jam yang lalu
Kebijakan Humanis Bupati Badung Bantuan Rp1 Juta ...
- 1 hari yang lalu
TP PKK Badung Siap Berkontribusi di Puncak HKG PKK...
- 1 hari yang lalu
Karya Ngerehan di Pura Dalem Sakenan Munggu Bupat...
- 1 hari yang lalu
Bupati dan Ketua DPRD Badung Buka Turnamen Voli PU...
- 1 hari yang lalu
-
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




