<p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Seluruh saluran informasi dan media pemerintahan wajib menghasilkan dampak langsung serta signifikan bagi masyarakat, tidak sekadar mendokumentasikan kegiatan seremonial dan acara formal. Demikian disampaikan I Ketut Gede Arta, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung, dalam acara sosialisasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang berlangsung di Ruang Rapat Gita Gosana Lantai 3, Kantor Diskominfo, pada Selasa (29/9/2026).</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">“Kita tidak lagi membutuhkan media pemerintahan yang hanya menampilkan foto kehadiran, liputan acara, atau sekadar mengunggah ulang berita. Masyarakat memerlukan informasi yang berguna, mampu menyelesaikan masalah, dan memberi manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Menurutnya, saat ini banyak konten media pemerintahan yang kurang diminati warga karena isinya berpusat pada kegiatan formal semata. Oleh karena itu, setiap informasi yang dipublikasikan harus dapat diukur dampaknya secara berkala, dan masukan dari perangkat desa serta kelurahan menjadi tolok ukur utama keberhasilan penyampaian informasi, tegasnya.</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Hal senada disampaikan narasumber  Putu Yoko Sunarmayasa Pranata Humas, Protokol dan Pimpinan Setda Kabupaten Badung, ke depannya KIM tidak hanya mengelola media sosial desa, melainkan dapat berfungsi sebagai ruang redaksi kecil di tingkat desa.  “Dalam pembuatan konten berita, mulailah dari manfaat dan dampak penting yang akan dirasakan masyarakat,” jelasnya.</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Lebih lanjut dijelaskan penyusunan konten dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pencarian informasi berupa fakta dan kegiatan, pengolahan informasi menjadi naskah berita, pembuatan materi visual, pemeriksaan fakta dan kebenaran bahasa, hingga pendistribusian konten. Dijelaskan pula sepuluh prinsip pengelolaan pemberitaan digital bagi KIM, diantaranya: akurat, berbasis fakta, mudah dipahami, menarik secara visual, responsif terhadap isu, serta bertanggung jawab.</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Sementara itu, Ngurah Budi, wartawan Bali Post selaku narasumber lainnya, menjelaskan rumus dasar pembuatan berita yang mengacu pada prinsip 5W+1H: What (apa yang terjadi), Who (siapa yang terlibat), Where (di mana peristiwa berlangsung), When (kapan peristiwa terjadi), Why (mengapa hal tersebut terjadi), dan How (bagaimana peristiwa itu berlangsung).</span></span></span></p> <p style="margin-bottom:0cm; text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Ngurah juga memaparkan konsep dasar jurnalistik yang dirangkum dalam kata kunci <b>“NULIS”</b> yaitu:</span></span></span></p> <p style="margin-bottom:0cm; text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><b>N</b>iatkan : niatkan dan focus terhadap apa yang akan dikerjakan;</span></span></span></p> <p style="margin-bottom:0cm; text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><b>U</b>raikan :  uraian tugas dan SOP sebagai panduan kerja;</span></span></span></p> <p style="margin-bottom:0cm; text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><b>L</b>akukan : laksanakan apa yang telah direncanakan;</span></span></span></p> <p style="margin-bottom:0cm; text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><b>I</b>ntegrasikan : gabungkan semua unsur, meliputi naskah, foto, video, dan grafis menjadi satu karya jurnalistik yang utuh; dan,</span></span></span></p> <p style="margin-bottom:0cm; text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><b>S</b>ebarkan : sebarkan informasi yang menginspirasi melalui media yang dikelola.</span></span></span></p> <p style="margin-bottom:0cm; text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh peserta dari jajaran KIM tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Badung, yang berperan sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.</span></span></span></p>
Sosialisasi KIM: Diskominfo Badung Tegaskan Media Pemerintah Wajib Memberikan Dampak Nyata Bagi Masyarakat
30 Sep 2026