<p>Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung kembali menyelenggarakan kegiatan literasi psikologi media yang ditujukan bagi kalangan remaja, khususnya peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari Senin hingga Selasa, 27–28 Juli 2026, dengan sasaran lokasi di SMP Negeri 2 Kuta Utara dan SMP Negeri 4 Mengwi.<br /> Pada kesempatan tersebut, kegiatan menghadirkan Ida Bagus Jendra Wijaya, seorang psikolog klinis dari Rumah Sakit Dharma Yadnya Provinsi Bali. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan temuan bahwa 88% remaja menggunakan media sosial lebih dari tiga jam setiap hari, bahkan sebanyak 20–30 % di antaranya menunjukkan gejala adiksi media sosial. Terkait hal tersebut, ia menekankan pentingnya upaya detoks digital, pengelolaan stres, serta penerapan gaya hidup aktif dan sehat. <br /> Lebih lanjut, dijelaskan secara rinci dampak positif maupun negatif pemanfaatan media sosial terhadap kesehatan mental, serta mengajak peserta untuk memfokuskan perhatian pada hal-hal yang bernilai, memilih konten yang bermanfaat, dan mengganti kebiasaan penjelajahan konten tanpa tujuan yang jelas dengan kegiatan hobi yang produktif.<br /> Pelaksanaan literasi di SMP Negeri 2 Kuta Utara, selain menghadirkan psikolog, turut hadir pula seorang konten kreator Pande Dwipayana (Paijo). Ia memaparkan perjalanan kariernya sebagai konten kreator serta strategi dalam merespons kritik yang muncul di media sosial. Menurutnya, langkah yang paling mendasar dalam menghadapi kritik adalah dengan sikap menerima dan tidak merespons secara berlebihan, <br /> Sementara itu, pada kegiatan literasi di SMP Negeri 4 Mengwi, masih tetap menghadirkan psikolog klinis yang sama namun dengan konten creator yang berbeda yaitu Yoga Ubin. Melalui pemaparannya ia mengajak peserta didik untuk memanfaatkan media sosial secara bijak dan mengoptimalkannya sebagai salah satu sumber penghasilan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa konsistensi merupakan kunci utama untuk mencapai keberhasilan dalam melakoni profesi sebagai konten kreator.<br /> Pihak sekolah memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan literasi ini di lingkungan sekolah mereka. Hal ini mengingat semakin masifnya penggunaan media sosial di tengah era digital saat ini, sehingga kehadiran kegiatan ini dinilai sangat tepat dan bermanfaat untuk membekali peserta didik dengan pemahaman yang mendalam terkait pemanfaatan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.<br />  </p>
Upaya Preventif Atasi Adiksi Media Sosial, Dinas Kominfo Badung Perkuat Literasi Psikologi Media bagi Remaja
29 Jul 2026