<p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Dalam upaya membekali siswa dengan kemampuan memilah informasi dan menjaga Kesehatan mental di era digital, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung menyelenggarakan kegiatan literasi psikologi media di SMP Negeri 1 Kuta Selatan pada Kamis (21/05).</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Kegiatan ini merupakan bagian dari sub kegiatan diseminasi informasi yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, pelajar agar cerdas, bijak, dan sehat mental dalam mengakses maupun membuat konten di media sosial. </span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Ida Ayu Agung Evi Budiani dalam sambutannya menyampaikan literasi psikologi media tidak hanya mengajarkan cara membaca informasi saja, tetapi untuk membekali kemampuan memahami bagimana pesan-pesan di media dibangun dan disampaikan kepada kita, serta bagaimana isi media tersebut memengaruhi perasaan, pola pikir, dan jiwa kita. </span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Dalam kesempatan yang sama Kepala SMP Negeri 1 Kuta Selatan, I Gede Antika menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan literasi psikologi media di sekolahnya.  “Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi di sekolah kami.  Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Pada sesi pertama Ida Bagus Jendra Wijaya psikolog dari Rumah Sakit Dharma Yadnya mejelaskan pentingnya memahami bahwa tidak semua yang ada di layar itu nyata. Jika ada konten yang membuat tidak nyaman, sedih, atau marah, segera hentikan. Jaga batasan waktu, kenali emosi diri, dan jangan biarkan media menguasai perasaan kita,” jelasnya.</span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Sesi kedua diisi oleh Kadek Puja Astawa, seorang konten creator yang berbagi pengalaman dan panduan praktis membuat konten positif, kreatif, dan bermanfaat. Ia mengajak siswa menjadikan media sosial sebagai wadah berkarya, menyebar hal baik,  bukan sekadar hiburan semata.</span></span></span></p>
Diskominfo Badung Gelar Literasi Psikologi Media di SMPN 1 Kuta Selatan: Bekali Siswa Cerdas dan Sehat Bermedia Digital
22 May 2026