<p style="margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Judi online kini bukan lagi isu orang dewasa. Di balik layar ponsel, anak-anak sekolah mulai ikut terjebak. Salah satunya terlihat dari kasus siswa SMP di Kulon Progo pada Oktober 2025 lalu, yang terjerat judi online hingga berujung pada pinjaman online. Kasus ini jadi alarm nyata tentang bahaya dunia digital yang sedang kita hadapi.</span></span></span></p> <p style="margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Setuju nggak sih, kejadian seperti ini bisa saja menimpa anak-anak kita? Data PPATK mencatat sekitar 2% pemain judi online berusia di bawah 10 tahun, atau sekitar 80 ribu anak yang sudah terekspos. Di usia yang seharusnya masih butuh pendampingan dan pengawasan, anak justru harus berhadapan dengan dunia digital yang penuh celah dan ancaman.</span></span></span></p> <p style="margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Masalahnya, sebagian judi online dikemas layaknya game online. Ada pula game yang mendorong anak terus melakukan top-up, padahal mereka belum memahami konsep keuangan. Di titik ini, anak bukan lagi sekadar bermain, tapi perlahan terjebak.</span></span></span></p> <p style="margin:0cm 0cm 8pt"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:107%"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Melindungi anak di era digital bukan hanya soal melarang, tapi mendampingi. Ajari anak tentang bahaya judi online, atur penggunaan gawai dengan parental control, dan bangun komunikasi yang terbuka tentang apa yang mereka alami. Kenali tanda-tanda kecanduan sejak dini, seperti emosi yang tidak stabil, sering menyendiri dengan ponsel, atau mulai abai dengan sekolah. Jika diperlukan, jangan ragu mencari bantuan profesional.</span></span></span></p>
Lindungi Anak dari Judi Online: Kenali Tanda Kecanduan dan Cara Mencegahnya
22 Jan 2026